Abstract
Latar Belakang dan Tujuan
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada ibu bersalin normal merupakan intervensi klinis yang esensial dan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Tujuan 3, yakni menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keberhasilan praktik Inisiasi Menyusu Dini (IMD) setelah pemberian edukasi konseling pada ibu bersalin normal di RSUD Dr. MM Dunda Limboto tahun 2018.
Metode
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan rancangan posttest-only design (one-shot case study). Penelitian dilaksanakan pada 23 Oktober hingga 9 November 2018. Populasi penelitian mencakup seluruh ibu bersalin normal di wilayah kerja RSUD Dr. MM Dunda Limboto. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik accidental sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu, sehingga diperoleh 20 responden. Intervensi konseling diberikan menggunakan media leaflet (berisi pengertian, prinsip, manfaat, tahapan, dan faktor penghambat IMD). Data keberhasilan IMD diukur melalui lembar observasi berskala Guttman (nilai 1=dilakukan, 0=tidak dilakukan) yang mencakup 6 langkah standar IMD.
Hasil
Hasil observasi menunjukkan bahwa dari total 20 responden yang telah menerima intervensi konseling melalui media leaflet, mayoritas responden, yakni 18 orang (90%), berhasil mempraktikkan tahapan Inisiasi Menyusu Dini dengan tepat.
Kesimpulan
Pemberian asuhan edukasi berupa konseling dengan media leaflet menghasilkan persentase tingkat keberhasilan IMD yang sangat baik pada ibu bersalin normal. Pendekatan promosi kesehatan ini perlu dipertahankan sebagai bagian dari prosedur tetap asuhan kebidanan di rumah sakit.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.